Single Moms, Let’s Grow!

Dear single moms, apa pun yang pernah terjadi di masa lalumu, itu sudah terjadi. Tidak ada yang bisa kamu lakukan untuk mengubah apa yang telah terlewati. Kita tidak punya Doraemon atau mesin waktu untuk memperbaiki itu.

Jadi, sebenarnya kita tidak punya pilihan selain menjalani saat ini dan merencanakan masa depan.Β  Namun semua tentu berjalan dengan proses. Terlepas dari kenyataan yang ada, kita hanya manusia biasa. Ada masanya jatuh dan hilang arah. Karena itulah, penting untuk kita memahami bahwa manusia memiliki tahapan-tahapan dalam berproses dan berprogress.

SIngle Moms, let's grow!

 

Apa saja tahapan-tahapan itu? Yuk! Kita telaah bersama. Sudah sampai mana proses kita untuk bertumbuh sebagai single moms, wanita dan pribadi yang utuh.

1.Tahapan nyaman.

Ini adalah area di mana kamu merasa semua berjalan sesuai inginmu. Kamu memiliki kendali atas hidupmu, damai dan aman. Di tahapan ini, seharusnya kamu bisa mengucapkan syukur. Namun, zona ini juga bisa menjadi jebakan yang membuatmu stuck dan tidak bertumbuh.

Sebagian single moms, pasti sudah merasakan bagaimana ketika takdir dan keputusan besar meminta dan memaksa mereka untuk keluar dari area nyaman ini. Kehilangan pasangan karena kematian. Berpisah dari pasangan karena perceraian adalah proses cepat dan singkat yang membuat single moms, mau tidak mau keluar dari zona nyaman ini.

2. Tahapan khawatir.

Keluar dari zona nyaman memang menakutkan. Ya memang, begitulah rasanya keluar dari sebuah kebiasan. Mungkin rasanya seperti ketika kamu pertama kali naik pesawat? Suka tidak suka kamu harus melakukan karena tidak mungkin berenang di lautan untuk sampai ke tujuan.

Kamu mungkin akan memiliki emosi yang meledak-ledak. Mudah melampiaskan segala sesuatu tanpa alasan. Reaksimu terhadap hal kecil mungkin akan muncul dengan berlebihan. Mengendalikan diri akan menjadi hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Terlebih sebagai single moms yang memikirkan dan merasakan banyak hal tanpa bisa sering berbagi dengan orang lain.

Cemas, galau dan menduga-duga apa yang akan terjadi. Terbayang di depanmu sebuah kegagalan? Kamu seolah barada dalam pertaruhan. Bertanya-tanya apakah yang kamu lakukan memiliki peluang berhasil dan sampai pada tujuan. Di tahapan ini, kita perlu menoleh sesaat ke belakang.

Bukankah kita sudah begitu keren karena bisa keluar dari zona nyaman? Sekecil apa pun langkahnya, bukankah kita sudah ber-progress? Ingat lagi, apa tujuan yang ingin kamu raih? Mimpi apa yang ingin kamu wujudkan? Mungkin tentang keberhasilan membawa anak-anak menjadi sosok yang tangguh dan mandiri? Maka kamu adalah role model sejati sebagai seorang single moms bagi mereka

Atau bahkan proses ini adalah tentang mimpimu sendiri? Tentang keinginan yang belum bisa kamu wujudkan ketika memiliki pasangan? Tentang kamu dan segala bentuk terbaikmu sebagai wanita yang sekarang dengan bebas dan leluasa bisa kamu nyatakan.

3.Tahapan menerima.

Ini adalah tahapan di mana kamu bisa mengendalikan dirimu untuk merespon apa pun yang ada di luar dirimu. Kamu mulai menyadari bahwa apa pun yang ada di luar dirimu tidak ada dalam kendalimu. Namun kamu bisa mengendalikan tindakan dan pikiranmu untuk bereaksi tentang apa pun yang datang padamu.

Di tahapan ini kamu sudah mengerti bahwa apa pun yang kamu lakukan, pikirkan dan rasakan memiliki konsekuensi. Sehingga kamu berhak memilih seperti apa kamu ingin mengkondisikan dirimu dalam berbagai keadaan dan kejadian.

4.Tahapan bertumbuh. Sebagai single moms dan sebagai pribadi.

Di tahapan ini, kamu telah menjadi sosok yang jauh lebih baik. Kamu telah mampu memaafkan apa pun dan siapa pun dari masa lalumu. Memaafkan bukan berarti melupakan, karena tentunya kita akan belajar dari apa yang telah terjadi di masa lalu.

Kamu mulai fokus sepenuhnya pada tujuan, mimpi dan cita-cita besarmu dengan berani. Kamu tahu bahwa setiap tahapan memiliki resiko berhasil atau gagal. Namun kamu menyadari bahwa jika kamu tidak mencoba, kamu tidak pernah tahu peluang apa yang mungkin kamu dapatkan.

Setiap kegagalan akan kamu maknai sebagai proses. Ber-progress artinya adalah berani mencoba, gagal, evaluasi dan coba lagi. Ini adalah tahapan di mana kamu bangga bahwa ternyata kamu telah melewati banyak proses dengan masing-masing kesulitannya. Kamu telah belajar banyak dan semakin tangguh. Tahapan di mana kamu menjadi pribadi yang berani dan semakin bijak dalam berbagai keadaan yang akan kamu hadapi di masa depan.

Itulah empat tahapan yang biasanya dilewati untuk bertumbuh sebagai wanita, single moms dan manusia. Tentu saja setiap orang memiliki kecepatan dan rute sendiri untuk masuk dari satu tahapan ke tahapan berikutnya.

Hal-hal apa saja yang bisa kita lakukan untuk menguatkan diri berproses dari satu tahapan ke tahapan berikutnya? Ini adalah beberapa hal yang mungkin perlu kamu lakukan untuk menguatkan langkah menuju dirimu yang bertumbuh.

  • Apa tujuan besar hidupmu? Bukan hanya sebagai single moms, tapi juga sebagai pribadi yang utuh.

Telaah dan refleksikan dirimu, bisa juga kamu tuliskan, apa yang sebenarnya kamu inginkan dalam hidup yang hanya sekali kamu miliki. Apa cita-cita besarmu sebagai wanita, ibu, dan manusia. LIhat dirimu sepuluh tahun lagi. Hidup seperti apa yang kamu inginkan?

  • Bagaimana kamu bersikap. Mungkin sebagai single moms, atau sebagai manusia biasa.

Sekali lagi, bahwa apa yang ada di luar diri kita memang tidak bisa kita kendalikan. Namun bagaimana kita bertindak sebagai reaksi atas apa yang terjadi di luar diri kita, tentu bisa kita kendalikan. Ingatlah bahwa setiap sikap dan tindakan kita memiliki konsekuensi. Mana yang akan kamu pilih, tentu itu adalah keputusanmu.

Pikiran dan hati di dalam diri kita tentu bisa kita kendalikan. Saat kamu sedih, marah, itu wajar sebagai manusia. Namun setelahnya, seberapa cepat dan sanggup kamu mau memaafkan, menerima itu adalah pilihan. Apakah kamu memilih terluka selamanya atau memilih untuk berpulih segera, itu juga pilihanmu sendiri.

  • Pendapat orang-orang yang kamu percayai.

Sesekali berbincanglah dengan orang-orang yang kamu percayai. Mereka yang selalu mengatakan hal positif untuk mendukung pertumbuhanmu. Tanyakan pada mereka apakah dirimu setahun lalu berbeda dengan dirimu yang hari ini. Apakah kamu sudah berjalan ke arah yang lebih positif atau sebaliknya. Kamu tentu boleh percaya dengan kompasmu sendiri, namun arah angin juga perlu kamu pertimbangkan, bukan?

Kamu sedang berusaha mencapai tujuan. Apa saja potensi dalam dirimu yang bisa membantumu mewujudkan mimpimu itu? Apa saja kelemahanmu yang bisa menghambatmu menuju cita-citamu? Bagaimana harusnya kamu memaksimalkan kelebihanmu dan menyeimbangkan kelemahanmu. Sebagai single moms kamu pernah gagal dalam langkah? It’s ok, tidak ada orang yang selalu berhasil.

Thomas Alva Edison bahkan perlu percobaan 999 kali untuk kemudian berhasil di percobaan ke-1000 dalam menciptakan lampu pijar. Hal terpenting adalah, apa yang kamu pelajari dari kegagalan itu dan apa yang harus diperbaiki dari kegagalan itu.

Melangkah > Gagal > Evaluasi > Ulangi melanglah lagi! Dan lakukan dengan semangat pantang menyerah.

Percaya bahwa Tuhan selalu melihat usaha dan doa terbaik dari manusia. Selama tujuanmu baik, maka kamu akan sampai pada tujuan yang kamu inginkan tau setidaknya… yang kamu butuhkan!

Spread the love

2 thoughts on “Single Moms, Let’s Grow!

  1. Siti Khotijah Reply

    Tksh mom ilmunya sangat membantu saya dalam berkarya di kehidupan ini 🫢🫑

  2. DWI Reply

    Bagaimana awalnya mom bisa , berani melangkah,,
    Kalau kita tidak punya siapa2 lagi, seperti keluarga,,
    Langkah apa yg harus diambil,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *